You May Also Like
Read More

[Cerpen] Bukit Permata

“Nduk, Pak Danu menanyakanmu lagi.” Mbok Nah tergopoh-gopoh saat Sirod datang, takut anak perempuannya itu langsung masuk kamar.…
Read More

Senyum Ayah

Saat hujan semakin menitik, senyum ayah membuat dadaku bergemuruh. Degup jantung pun berdentam-dentam, seumpama beduk yang ditabuh tanpa…
Read More

[Cerpen] Mimpi Terindah

Dia tertawa kecil. “Ya, ampun. Ternyata masalah itu.” Aku meliriknya malu-malu. “Biarkan saja mereka berpikir begitu. Toh, memang terjadi sesuatu diantara kita kan?”