Category: Cernak

  • [Cernak] Lucunya Anak Molly

    [Cernak] Lucunya Anak Molly

    Mendengar pernyataan ibu, Faiz sudah mulai menangis. Dia tidak mau anak-anaknya Molly diberikan pada dik Arya.

  • [Cernak] Layangan Putus

    [Cernak] Layangan Putus

    Terik matahari masih cukup menyengat. Namun itu tak mengganggu Anton dan kedua temannya. Mereka terlihat ceria dan semangat. Sejak tadi mereka asyik menarik-ulur tali layangan yang membumbung. “Anginnyo bagus nian, nih!” pekik Anton sambil menoleh ke kiri, di mana posisi kedua temannya berdiri. “Iyo, Ton. Tapi sampai sekarang kok belum kelihatan layangan musuh, ya?” balas Andi […]

  • [Cernak] Pasar Kangen

    [Cernak] Pasar Kangen

    Zen tak sabar menunggu pagi datang. Rasanya malam pun terlalu lama berganti. Maka, begitu ayam jantan berkokok, ia segera merapikan tempat tidur. Bocah lelaki berusia 9 tahun itu berjingkat ke luar kamar. Ia menemui Nenek Pur di dapur. “Eh, Cucu Nenek sudah bangun,” sapa Nenek Pur yang tengah membuat teh. “Ini masih terlalu pagi, Cah […]

  • Roy Belajar Musik

    Roy Belajar Musik

    Roy ingin menjadi pemain musik. Kebetulan ayahnya juga suka musik. Gitar merupakan alat musik yang sering dimainkan ayah Roy. “Aku ingin seperti ayah. Aku juga ingin bisa memainkan gitar seperti gitaris Gigi, Dewa Bujana,” demikian kata Roy. “Bagus kalau kau ingin bermain musik. Tapi ingat pelajaran kamu. Sebentar lagi kamu akan ulangan kenaikan kelas. Jangan […]

  • [Cernak] Musik dari Desa

      Nong! Nong! Ning, Nong! Jehan menutup kedua telinganya. Dahinya berkerut. “Ibu, itu bunyi apa sih? Dadaku jadi ikut jeduk-jeduk,” kata Jehan sambil mendekapkan tangannya di dadab “Itu bunyi alat musik, Je. Namanya gamelan.” Ibu menunjuk pendopo. Tak jauh dari tempat mereka makan. Akhir pekan itu Jehan dan kedua orang tuanya menghabiskan waktu dengan menginap […]

  • [Cernak] BERHITUNG BERSAMA TOKEK

    [Cernak] BERHITUNG BERSAMA TOKEK

    “Ayo, dihitung sama ibu!” kata ibu sambil mendekap erat tubuh Banu yang mendingin. Tokek …. “Satu ….” Tokek …. “Dua ….” Ibu membimbing Banu supaya mau berhitung setiap tokek itu berbunyi. Banu hanya diam mematung sambil melingkarkan kedua tangannya ke pinggang ibu. Ibu merunduk memberikan pelukan terhangat ketika Banu dilanda kecemasan seperti saat ini. Sama […]

  • [Cernak] HIDUP DARI LAUT

    [Cernak] HIDUP DARI LAUT

    “Anakku , sudah saatnya kamu akan Ayah kenalkan dengan apa yang ada di laut,” kata Pak Warto. “Ya, Ayah,” jawab Nurdin anaknya. Nurdin adalah anak Pak Warto satu-satunya. Ia berumur kurang lebih sebelas tahun.  Nurdin masih duduk di kelas V di sebuah Sekolah Dasar Negeri. Pak Warto berharap Nurdin menjadi nelayan juga seperti dirinya. Dua […]

  • [Cernak] Berteman dengan Asperger

    Anak baru itu berdiri diam di samping Bu Susan, wali kelas 3A. Badannya yang sedikit lebih tinggi dari teman-teman di kelasnya itu berdiri tegak dan tegap. Pandangannya lurus menatap ke depan tanpa berkedip sedikit pun. “Anak-anak, ini teman baru kalian, Martin.” “Halo,” ucap Martin saat Bu Susan memintanya untuk menyapa teman-temannya. Aldi sang ketua kelas […]

  • [Cernak] ALDO TAKUT

    Aldo terbangun, kemudian bingung karena melihat suasana kamar yang berbeda dari biasanya. Anak delapan tahun itu tersadar berada di kamar om dan tantenya ketika melihat kedua orang itu berada di samping kiri dan kanannya.        “Om, Om….” Aldo mencoba membangunkan Om Nata dengan menggoyang-goyangkan tubuh besar itu. Berulang-ulang kali Aldo mencoba tapi Om Nata tidak bangun […]

  • [Cernak] Jasa Si Boni

    Meong, meong, meong. Terdengar suara kucing dari selokan di depan rumah Rafa. Hewan itu terjatuh di selokan yang berlumpur. Kucing itu kedinginan. Badannya gemetar dan lemah. Bulunya pun kotor karena lumpur. “Kasihan kucing ini. Mari, aku bersihkan kau. Badanmu penuh lumpur. Kamu lemah, pasti belum makan,” kata ibu Rafa sambil menghampiri kucing itu. Meong, meong, […]

error: Content is protected !!