Phobia Aneh dalam Rumah Tangga

Ternyata ada banyak phobia di dunia ini. Dari phobia yang biasa sampai yang aneh-aneh. Kalau phobia yang biasa itu kan takut dengan kegelapan, ketinggian dan sejenisnya. Nah, kalau phobia yang aneh ini lebih ekstrem dan tentu lebih aneh. Walaupun sama-sama phobia tetapi phobia ini terbilang menggelikan. Sebenarnya apa sih phobia itu?

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) phobia adalah ketakutan yang sangat berlebihan terhadap benda atau keadaan tertentu. Benda atau keadaan tertentu tersebut dapat menghambat kehidupan penderita. Misalnya dia mau melakukan sesuatu, tetapi karena phobia, dia mengurungkan niatnya. Bahkan untuk beberapa kasus, phobia bisa menyebabkan si penderita histeris dan pingsan. Sebab sebagian besar phobia disebabkan oleh trauma atau kejadian yang tidak menyenangkan.

Konon di dunia ini ada lebih dari 500 jenis phobia. Mungkin phobia kita termasuk di dalamnya. Selama phobia kita juga dialami atau diderita banyak orang maka phobia kita termasuk yang wajar atau umum. Sebab ada phobia yang tidak wajar dan bisa dibilang aneh tersebut. Nah, kalau kamu termasuk penderita phobia berikut maka kamu termasuk pengidap phobia aneh. Paling tidak ada 9 phobia yang aneh dan berhubungan dengan keluarga. Apa saja itu?

Pertama, Pogonophobia. Pogonophobia adalah ketakutan berlebihan saat melihat pria berjenggot. Phobia ini terdengar sedikit rasis mengingat dalam agama Islam berjenggot itu sebuah anjuran nabi. Dalam sebuah Hadist Muslim no.623 disebutkan bahwa Nabi bersabda, “Potong pendeklah kumis dan biarkanlah (peliharalah) jenggot.” Untungnya penderita phobia ini hanya sedikit dan biasanya diderita oleh kaum wanita. Bila ada wanita yang menjauhi pria berjenggot, bisa jadi dia pengidap Pogonopobhia.

Kedua, Ergonophobia. Ergophobia adalah ketakutan terhadap pekerjaan. Sekilas ini menguntungkan para pengangguran ya? Namun bukan begitu maksudnya. Phobia ini hanya menimpa orang yang harus bekerja dengan syarat tertentu. Misalnya orang tersebut takut bekerja sama dalam kelompok. Kemudian dia harus memimpin kelompok dan berbicara di depan umum. Jadi bukan takut bekerja saja tetapi lebih dari itu. ketakutan-ketakutan yang mengiringi saat bekerja dengan orang lain.

Namun saat kamu sudah terikat dengan pasangan secara resmi maka mencari nafkah adalah wajib bagi pria. Oleh karena itu, bila kamu menderita phobia ini kamu bisa mencari nafkah dengan cara yang lain. Bisa jadi kamu menjadi pedagang atau wiraswasta mandiri. Tidak perlu melibatkan orang lain, minimal semuanya dikelola sendiri. Sehingga meminimalisir bekerjasam dengan orang lain, memimpin kelompok dan presentasi. Hindari ketiga penyebab phobia ini, maka kamu terlepas dari phobia Ergonophobia.

Ketiga, Glophobia. Phobia ini menimpa orang yang takut terhadap balon. Dengan penderitaan ini, pengidap Glophobia tidak akan mengadakan pesta. Ya, minimal pestanya tidak memasang balon-balon. Bahkan kalau dia datang di acara pesta, dia akan berpikir ulang untuk datang atau tidak. Dia akan memastikan terlebih dahulu ada balon atau tidak. Bila ada balon terpasang di tempat pesta maka dia akan pulang atau tidak menjauh dari pesta tersebut. Sebab balon adalah ketakutannya.

Keempat, Venustraphobia. Venustraphobia termasuk phobia yang aneh. Umumnya orang (baca: cowok) suka dengan cewek cantik. Namun pengidap Venustraphobia ini justru takut dengan perempuan cantik. Bisa jadi phobia ini muncul disebabkan oleh trauma atau kejadian buruk yang melibatkan perempuan cantik. Untungnya, penderita phobia ini tidak banyak. Bisa dibayangkan kalau penderitanya banyak, tentu wanita-wanita cantik di dunia tidak memiliki pasangan. Setidaknya dia tidak enteng jodoh atau kesulitan menemukan pasangan.

Kelima, Pentheraphobia. Phobia ini hanya diderita oleh orang-orang yang telah berpasangan. Sebab jenis phobia ini ada hubungannya dengan mertua kita. Benar sekali, Pentheraphobia adalah ketakutan berlebihan saat menghadapi ibu mertua. Ada rasa cemas, takut dan mual saat penderita berhadapan dengan ibu mertua. Dia akan khawatir telah melakukan hal-hal yang memalukan. Biasanya Pentheraphobia diderita oleh wanita sebab pria cenderung lebih cuek dan masa bodoh.

Keenam, Ichthyphobia. Masih berhubungan dengan rumah tangga, penderita ini takut akan ikan. Ketakutannya muncul saat dia melihat mata ikan yang besar dan tubuh yang berlendir. Bila bagi pasangan kita (istri kita) menderita phobia ini maka jangan berharap untuk dimasakkan ikan. Jangan kan masak ikan, beli atau makan saja telah membuatnya takut yang luar biasa. Sebagai solusinya, suami bisa makan ikan tanpa mengajak istrinya. Atau bila berada di warung makan, maka mengambil tempat duduk yang terpisah. Dengan terpisah maka hilang hambatan bagi suami untuk pesan ikan. Bukankan ikan itu makanan yang kaya vitamin?

Ketujuh, Decidophobia. Phobia ini menyebabkan seseorang takut mengambil keputusan. Ada keraguan, kecemasan dan takut salah bila dia mengambil keputusan. Oleh karena itu, dia lebih suka menyerahkan keputusan kepada orang lain. Bahkan untuk urusan hidupnya, dia tetap menyerahkan keputusan kepada orangtua, pasangan dan orang lain. Dalam komunitas atau organisasi, dia lebih cenderung menyerahkan semua kepada pemimpin keagamaan atau organisasi di sekitarnya.

Penderita mengalami phobia ini dikarenakan pernah menderita kejadian kelam yang berhubungan dengan pengambilan keputusan.  Ada baiknya bila sudah berumah tangga, segala keputusan dipecahkan berdua bersama pasangan. Dengan kerjasama dan komunikasi yang baik, tidak akan ada penyesalan di kemudian hari. Bukankah pasangan kita itu sudah siap dalam suka dan duka? Jadi kalau kita nanti salah mengambil keputusan, tentu pasangan kita akan memaklumi. Atau kalau tidak, dia tetap mendukung keputusan kita. Wong namanya pasangan, ya sepasang; dalam suka dan duka.

Kedelapan, Bromidrosiphobia. Bromidrosiphobia adalah ketakutan terhadap bau badan. Penderita ini tidak hanya sekadar merasa malu saat badan bau, namun dia takut dijauhi orang lain. Makanya dia akan habis-habisan untuk tampil harum dan wangi. Bisa jadi penderita ini akan mandi beberapa kali dan menggunakan parfum sedemikian rupa sehingga tercium harum. Sebenarnya dalam hidup berumah tangga, yang perlu diutamakan adalah tampil maksimal di hadapan pasangan. Maka lebih diutamakan pasangan kita terlebih dahulu.

Bila pasangan kita sudah menerima kita dengan segala kekurangan, termasuk bau ya sudah itu bukan masalah lagi. Ada lho orang-orang yang suka mencium bau pasangannya, biar pun baunya apek dan mengerikan. Bahkan bagi beberapa orang, ada yang suka mencium bau ketek pasangannya. Sebab bagaimana pun, pasangan kita adalah orang yang sempurna apa pun keadaannya. Apakah dia bau atau dia wangi, tetap kalau cinta ya tetap cinta saja.

Kesembilan, Catotrophobia. Kalau di atas takut terhadap bau, Catotrophobia takut dengan cermin. Sedikit bertolak belakang memang. Yang di atas akan mati-matian membuat dirinya harum dan sempurna, termasuk bersolek di depan cermin. Penderita Catotrophobia merasa kalau dia bercermin maka nasib buruk akan menimpanya. Bahkan dia sangat takut saat bercermin, cermin itu akan menghisap dan dia terkurung di dalammnya. Phobia yang cukup aneh dan menggelikan.

Salah satu cara yang bisa digunakan untuk menunjang penampilannya adalah dengan bertanya kepada orang lain tentang penampilannya. Dengan cara seperti itu, dia bisa menghindari phobianya. Setidaknya dia tetap bisa eksis, narsis dan modis. Di samping tentu saja, di rumah tidak perlu membeli cermin. Toh, cermin cuma akan mendatangkan ketakutan.  Sebagai pasangan yang baik, tentu tidak akan membuat istrinya menderita atau phobia berkelanjutan.

Itulah sembilan phobia yang aneh dan berhubungan dengan rumah tangga kita. Dari mencari pasangan, mencari pekerjaan, berkeluarga dan berhubungan dengan mertua. Apa pun phobiamu kalau masih ada hubungannya dengan keharmonisan rumah tangga tetap harus dicarikan solusinya. Kecuali phobiamu tidak menyangkut dengan kehidupan orang lain atau menghambat keserasian kehidupan berkeluarga, maka itu tidak masalah.

Misalnya phobiamu seperti Rafi Ahmad yang takut dengan rambutan itu sih tidak masalah. Ya, masalah untuk dirinya sendiri. Sedangkan dalam kehidupan rumah tangganya tidak terganggu sama sekali. Sebab memang tidak ada hubungannya. Kecuali orang yang bersangkutan ingin sembuh maka langkah yang bisa diambil ya melakukan terapi secari kontinyu. Phobia memang butuh terapi yang konsisten dan sungguh-sungguh agar bisa disembuhkan secara permanen.

Termasuk phobia Ruben Onsu itu juga tidak masalah. Wong hanya takut terhadap ayam. Solusinya ya tinggal dijauhkan dari ayam. Jangan bermain-main dengan ayam apalagi sampai mengadu ayam. Di samping itu bisa memicu phobia yang berkelanjutan, sabung ayam itu dilarang oleh agama kita. Bagaimanapun phobia itu membuat hidup kita serba terbatas dan tidak bebas. Jadi bila Anda menderita phobia yang aneh atau ekstrem, cepat-cepat saja diobati. Minimal phobia itu diminimalisir kemudian dilupakan dan dihapuskan. Akhirnya Anda bisa terbebas dari segala phobia. Sebab tidak ada penyakit yang tidak ada obatnya. Yakinlah.

Ditulis oleh: Joko Sulistya

Reviewer: Hapsari T.M

Referensi

https://rumaysho.com/621-perintah-nabi-agar-memelihara-jenggot.html

https://hype.idntimes.com/fun-fact/novi/21-phobia-teraneh-di-dunia-mungkin-kamu-mengidap-salah-satunya/full

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *