[Cerpen] Apa yang Aku Pikirkan Tentang Wanita yang (Terlanjur) Menjadi Istriku

“Sarah, apa yang membuatmu tidak nyaman berada di rumah ini?” Tanganku masih belum beranjak dari punggung istriku. Berharap dapat mengirim getar kedamaian yang bisa meredakan ombak di hati Sarah. Tiba-tiba saja, usai Magrib tadi, Sarah melontarkan keinginan untuk pulang ke rumah orang tuanya dan tinggal di sana sampai kami mampu mempunyai tempat tinggal sendiri. Entah […]

[Cerpen] HARI-HARI UNTUK KAKEK

Bus berhenti, kereta pengangkut barang berwarna putih dengan puluhan gerbong melintas, mengingatkanmu akan masa kecil, rumah sakit, dan selang infus yang terpasang di lengan lelaki tua. Kamu dan adikmu berdiri dengan jengah di lantai dua rumah sakit terbesar di kota ini, menunggu kereta selanjutnya, kereta yang kalian harap akan lebih panjang dari yang sudah-sudah. Itu […]

Lelaki Beraroma Kopi

“Apa yang lebih sempurna dari perpaduan secangkir kopi dan satu buku yang bagus?” Kening Yura mengernyit saat matanya menangkap judul buku yang disodorkan padanya. ‘Mati Ketawa Ala Rusia’. Astaga, buku zaman rikiplik begini masih ada? Tapi keheranan itu hanya bertahan tiga detik. Perhatiannya spontan teralihkan oleh jemari panjang-panjang yang mendorong buku tadi. Tak ada cincin […]

[Cerpen} Permintaan Terakhir

“Siapa suruh kamu tidak menuruti ibumu?” Pisau yang kupegang kugerakkan lebih cepat. Bunyi tuk tak tuk pisau yang berhasil mencacah-cacah bawang merah beradu dengan talenan kayu berusia sepuluh tahun. Mulutku sengaja kukunci rapat-rapat. Jika tidak begitu, dapur akan menjadi arena perang mulut sebentar lagi. “Bawang merahnya mau seberapa banyak?” Cepat-cepat, arah pembicaraan pagi ini kualihkan. “Kalau […]

[Cerpen] Lara Sendiri

“Nanti aku nggak bisa ikut les, kamu berangkat sendiri, ya….” Lara menyodorkan kotak bekalnya pada Arjun yang baru kembali dari ruang guru. “Nanti sore aku harus latihan untuk persiapan ke Merbabu minggu depan.” Lara berhenti mengunyah. Tatapan matanya menyempit. Dia masih kurang suka dengan hobi sahabatnya itu. Menurutnya naik gunung itu berbahaya, menegangkan dan nggak […]

[Cerpen] Jodoh dari Dewi

Siang itu aku melihat Dewi begitu lemah dengan selang di sekujur tubuh. Gadis yang  semasa SMA itu terlihat sangat cantik, sekarang sudah sangat berbeda. Bibirnya tak lagi merah merekah seperti dulu. Rambutnya pun tak terlihat terurai hitam panjang. Saat SMA, dia menjadi salah satu primadona. Tak heran, banyak teman atau kakak kelas yang menginginkan menjadi […]